Jumat, 11 Februari 2011

10 ferrari terbaik

Ferrari sudah memproduksi mobil sejak 1929. Hingga kini, mobil pabrikan asal Italia itu sudah sangat sukses. Bahkan citranya sebagai supercar banyak diacungi jempol tidak hanya di kampung halaman melainkan di belahan dunia.

Sejarah gemilang Ferarri ketika produsen itu memutuskan untuk bergabung ke balap jet darat atau Formula 1. Itu menegaskan betapa hebatnya mobil tersebut dalam hal teknologi dan kecepatan.

Nah, dari banyaknya mobil Ferarri saat ini hanya ada 10 Ferrari yang dinobatkan sebagai supercar terbaik dalam sejarah Ferrari. Tentu saja 10 Ferrari itu patut dikenang masyarakat banyak khususnya pecinta Ferrari.

Pengukuhan itu tentu dilihat dari desain serta teknologi, ketangguhan serta kemampuan melindas aspal hitam. Apa saja 10 Ferrari terbaik di dunia? Ini dia 10 Ferrari terbaik seperti dikutip situs resmi Ferrari.

1. Ferrari 250 GTO
http://hermawayne.blogspot.com
Dibangun untuk balap GT racing. Bodinya mengadopsi konsep old school, dan dangan retro. Mesin 3.000 cc V12 sangat sangat di era 60-an.

2. Ferrari 365 GTB
http://hermawayne.blogspot.com
Ferrari satu ini sangat populer di tahun 70-an. Mesin berkapasitas 4.390 cc V12 yang bisa memproduksi tenaga 352 bhp (262 kW). Sayang mesinnya lemah di kecepatan bawah, namun kecepatan atas sangat sangar. Desainnya sangat futuristik.

3. Ferrari F50
http://hermawayne.blogspot.com
Dibuat pada 1995-1997 hasil pengembangan antara F40 dan Enzo, menghasilkan kinerja mesin terbaik di kubu Ferrari. Mesin berkapasitas 4.700 cc bisa mengeluarkan tenaga 513 Hp pada 8.000 rpm. Mobil ini berlari hingga kecepatan maksimal 200 mph. Casisnya mengadopsi casis Formula 1.

4. Ferrari Enzo
http://hermawayne.blogspot.com
Siapa yang tidak kenal Ferrari Enzo. Mobil yang dirilis pada 2002 itu melesat menjadi mobil cepat terkuat yang pernah ada. Fiturnya mengadopsi mobi Formula 1. Di balik kap terdapat mesin berkapasitas 6.000 cc V12 yang dikawinkan dengan 6 semi otomatis.

5. Ferrari F40
http://hermawayne.blogspot.com
Mobil ini diproduksi sejak 1987-1992. Ferrari membuatnya sebagai mobil tercepat dan mobil paling bertenaga saat itu. Bayangkan mobil ini menjadi mobil legal tercepat yang diperbolehkan menapak di jalanan.

6. Ferrari 246 Dino
http://hermawayne.blogspot.com
Dibangun pada 1968, mobil itu menjadi mobil yang sangat menarik di era-nya. Ini menjadi nilai tambah bagi Ferrari dengan memproduksi mobil tersebut. Bentuknya memang sangat tidak menyakinkan. Namun di balik kapnya terdapat mesin yang diklaim cukup kuat ketika diajak kebut-kebutan. Ada 2 pilihan mesin, yakni 2.400 cc 6 silinder dan 3.000 cc dengan 8 silinder.

7. Ferrari 275 GTB/4
http://hermawayne.blogspot.com
Pertama kali diperkenalkan pada Paris Motor Show tahun 1966 dan langsung diproduksi hingga tahun1968. Mobil tersebut menjadi mobil Ferrari yang diklaim sebagai supercar terlembut karena dengan tingkat getaran yang cukup rendah di jajaran mobil Ferrari lainnya. Di balik bonednya terdapat mesin berkapasitas 3.300 cc 4 -cam V12.

8. Ferrari 360 Challenge Stradale
http://hermawayne.blogspot.com
Jajaran mobil Ferrari semakin lengkap dengan mobil satu ini. Diproduksi antara tahun 1999-2005, Ferrari 360 menjadi mobil Ferrari dengan handling terbaik. Namun sang insinyur Ferrari mengharapkan mobil itu tidak digunakan untuk kebut-kebutan di jalan. Sebab teknologi yang teraplikasi pada 3.600 cc V8 dapat membahayakan penggunanya.

9. Ferrari 166MM Inter
http://hermawayne.blogspot.com
Mobil ini dikategorikan sebagai mobil sport. Terdapat mesin berkapasitas 2.000 cc berkonfigurasi V12 di balik bonednya. Hanya ada 39 unit di dunia dengan rentan waktu produksi pada 1948–1953. Mobil ini juga menjadi mobil dengan disain terbaik.

10. Ferrari F355
http://hermawayne.blogspot.com
Diproduksi pada 1994-1999, F355 menjadi penerus F369. Mesin yang diusung 3.500 cc V8 DOHC yang dikawinkan 6 percepatan berteknologi gearbox Formula 1 sehingga menjadikan mobil tersebut sebagai mobil terbaik saat itu. Ada 3 tipe yang disediakan yakni F355 Spider, F355 GTS dan F355 Challenge.

Sumber: kaskus.us
»»  READMORE...

Sabtu, 05 Februari 2011

bola piala dunia dari masa ke masa

























http://anggawae.files.wordpress.com/2010/06/adidas-fifa-jabulani-ball-1.jpg
»»  READMORE...

merk tua yang masih eksis

Blue Band [1936]
Mentega Blue Band
BLUE Band pertama kali diproduksi di Batavia pada 1936. Blue Band juga menjadi produk makanan pertama yang dihasilkan Van den Bergh NV, milik Unilever, gabungan perusahaan margarin asal Belanda, Margarine Unie, dan pabrik sabun Lever Brothers asal Inggris. ”Sejak pertama kali diluncurkan, Blue Band sudah menjadi merek kuat yang memimpin pasar dengan kompetitor utama mentega dan margarin impor, seperti Palmboom,” kata Agus Nugraha, Brand Manager Blue Band PT Unilever Indonesia.


Permen Davos [1931]
Permen Davos
SOEYATI Soekirman tak pernah luput membawa Davos. Nenek 68 tahun warga Banyumas ini sudah puluhan tahun menggemari permen itu. ”Orang-orang tua memang konsumen loyal kami,” kata Nicodemus Hardi, Managing Director Operasional PT Slamet Langgeng, produsen permen Davos. Permen ini dirintis oleh Siem Kie Djian pada 28 Desember 1931. Lokasi pabriknya tetap sama hingga kini: Jalan Ahmad Yani 67, Kelurahan Kandang Gampang, Purbalingga, Jawa Tengah. Perusahaan dilanjutkan anaknya, Siem Tjong An. Enam tahun berikutnya, bisnis diteruskan lagi ke anak dan menantu Tjong An: Toni Siswanto Hardi dan Corrie Simadibrata. Kini perusahaan tersebut dipimpin oleh Budi Handojo Hardi, generasi ketiga pendiri bisnis ini.

Wajik Week [1939]
Wajik Week
SEMULA, pada 1939, Nyonya Ong Kiem Lien hanya memasak kue untuk dijual ke tetangga. Ada wajik, onde-onde, keripik tempe, rempeyek kacang, dan jadah (kue dari ketan dan kelapa parut). Usaha ini dilanjutkan oleh anaknya, Ong Gwek Nio, yang kemudian hanya berkonsentrasi pada wajik.

Siroop Tjap Buah Tjampolay [1936]
Siroop Tjap Buah Tjampolay
RASANJA sedap, baoenja wangi. Itulah yang tertera dalam kemasan sirup Tjap Buah Tjampolay. Minuman legendaris asal Cirebon ini pertama kali dibuat oleh Tan Tjek Tjiu pada 11 Juli 1936. Hingga kini kemasan dan labelnya tak berubah.

Sarang Sari [1934]
Sarang Sari
Botolnya hijau, mirip botol bir. Tulisan dalam kemasannya tak berubah sejak 75 tahun lalu: Limonadestroop. Sarang Sari, begitulah nama sirup berbotol serupa bir itu, bertahan di tengah gempuran minuman berkarbonat. Cikal bakal sirup ini dimulai dari De Wed Bijlsma, pengusaha asal Groningen, Belanda, yang mendirikan NV Conservenbedrijf de Friesche Boerin pada 1934.

Ting-ting Jahe [1935]
Ting-ting Jahe
NJOO Tjhay Kwee menunggang sepeda pancal mengitari Pasuruan. Kala itu, tahun 1935, Njoo sedang merintis usaha kembang gula Sin A di Pasuruan, Jawa Timur. Kisah ini dituturkan Dyah Purwaningsih, General Manager PT Sindu Permata, perusahaan yang memproduksi ting-ting jahe. Ayu adalah cucu Njoo alias generasi ketiga pemilik perusahaan ini.

Tahu Yun Yi [1940]
Tahu Yun Yi
DALAM bahasa Mandarin, yun yi artinya bermanfaat atau beruntung. Perusahaan tahu yang didirikan pada 1940 itu memang beruntung masih eksis hingga kini. Bisnis tahu Yun Yi dirintis oleh Liauw Hon Tjan di Jalan Jenderal Sudirman Belakang 231, Bandung. Pabrik tahu ini tak pernah berpindah hingga sekarang.

Teh Cap Botol [1940]
Teh Botol Sosro
RIBUAN botol plastik hijau itu bergerak dalam irama teratur di atas jalur roda berjalan. Lalu, plop, plop, plop: letupan mesin memasangkan plastik kemasan ke satu per satu botol yang berisi teh amat panas. Antrean lantas menjalar ke mesin berikut yang memasangkan tutup botol. Dari sini jalur roda bergerak lagi menuju pengemasan akhir. Maka jadilah teh botol merek Joy Tea Green, yang siap dikirim ke jutaan konsumen di seluruh Indonesia serta mancanegara.

B29 [1930]
http://tempointeraktif.com/khusus/selusur/merk.tua/selusur_files/img13.jpg
PASAR Pagi Jakarta, akhir 1930-an. Sekumpulan ibu-ibu yang sedang belanja di Toko Sewu Gunawan meriung bicara soal sabun. Sabun Cap Tangan, produk Unilever—ketika itu satu-satunya sabun cuci yang beredar di pasar—mendadak langka. Jikapun ada, harganya mahal. Para ibu mengeluh: mereka tak bisa mencuci baju, piring, bahkan mandi.

Dji Sam Soe [1913]
Dji Sam Soe
RUMAH kuno itu tak lagi berpenghuni. Pagarnya tertutup seng. Ketika didatangi Tempo tiga pekan lalu, tampak empat petugas bergantian menjaga rumah. Di rumah inilah Liem Seeng Tee, pendiri HM Sampoerna, mengawali sejarah pada 1927.
Beralamat di Jalan Ngaglik, Surabaya, rumah ini—selain menjadi tempat tinggal—dulunya berfungsi sebagai gudang tembakau dan pabrik rokok. Selama lima tahun Seeng Tee menguji berbagai campuran rempah dan cengkeh di rumah ini. Dji Sam Soe salah satu produknya. Dari rumah ini pula Dji Sam Soe mulai diproduksi secara masif.
Kopi Warung Tinggi [1878]
Kopi
Beberapa kali berhenti berproduksi, tetap hidup berkat kepercayaan pelanggan. Dulu resep lisan, kini tersimpan di komputer.
BATAVIA, 1878. Restoran di tepian Moolen Vliet Oost—kini Jalan Hayam Wuruk— Jakarta, itu berbeda dengan bangunan lain di sekitarnya. Tampak lebih bagus, lebih besar, dan tinggi. Masyarakat di tepian Ciliwung lalu menyebutnya Waroeng Tinggi. Adalah Liaw Tek Soen, perantau asal Tiongkok, yang membangun warung itu bersama istrinya.

Kecap Bango [1928]
Kemasan diremajakan, rasa dipertahankan, penetrasi pasar diperkuat. Jurus inovatif memperpanjang umur.
Kecap Bango
BANGO itu terbang tinggi. Dari jago lokal, dia menjadi bintang di tingkat nasional. Bermula dari pojok kampung di daerah Benteng, Tangerang, pada 1928, kini sang Bango mudah dijumpai di toko kelontong di hampir seluruh penjuru Indonesia. Delapan puluh satu tahun silam, suami-istri Tjoa Pit Boen (Yunus Kartadinata) dan Tjoa Eng Nio mengawali cikal bakal Kecap Bango di rumah mereka di Benteng. Sayang, jejak awal sudah amat samar. Napak tilas Tempo di kawasan Benteng tak menemukan sarang pertama sang Bango.

Sepatu Bata
BERJAM-jam sepatu berbahan kanvas itu mengendap di ember penuh air. Basah kuyup, tapi tetap baik kondisinya. Wilfried Tampubolon, pemilik sepatu itu, cuma bisa memandanginya dengan kecewa. Pupus harapannya untuk mendapat sepatu baru. ”Dua tahun sepatu saya tidak diganti, makanya sepatu itu sengaja saya rendam,” kata Wilfried tertawa mengenang kenakalannya semasa kanak-kanak. Ibunya hanya mau membelikan sepatu baru kalau sepatu lama sudah rusak.
Batik Oey Soe Tjoen (1925)
PEMBUATAN selembar batik Oey Soe Tjoen bak ritual panjang. Awalnya, Muayah, pekerja di situ, menggoreskan lilin pada motif daun. Ia lalu menyerahkan hasil kerjanya kepada sang bos, Widianti Widjaja, yang lalu memeriksanya dengan teliti. Bila dianggap oke, kain akan diambil alih pekerja lain. Ia meneruskan pekerjaan untuk motif lain.
»»  READMORE...

10 binatang paling misterius

Ahool

Ahool adalah kelelawar yang berukuran raksasa. Rentang sayapnya berukuran lebih dari 7 kaki. Hewan ini pernah dilihat di sekitar Jawa.

Agogwe

Agogwe adalah makhluk seperti manusia dan berukuran sangat kecil, mirip kurcaci. Sering ditemukan di Timur Afrika.

Arabhar

Arabhar yaitu ular terbang raksasa yang dipercaya berada di sekitar laut Arab.

Tsuchinoko

Spesies ular yang amat langka dan aneh, berperut gendut mirip botol atau pin boling dengan ekor yang kecil mirip ekor tikus. Pernah dilihat di Hokaido, Jepang.

Yeti

Serupa dengan Bigfoot, muncul di wilayah Himalaya.

Buru


Kadal sepanjang 15 kaki dan berwarna gelap. Ditemukan di Himalaya dan dipercaya telah punah.kira-kira wujudnya hampir menyerupai gambar di atas.

Jersey Devil

Binatang berbentuk kuda yang mempunyai sayap seperti kelelawar dan mempunyai tangan. Berdiri dengan dua kaki, ditemukan di New Jersey, Amerika Serikat.

Mokele-Mbembe

Dipercaya sebagai dinosaurus yang masih hidup di Kongo, Afrika.

Mothman

Merupakan makhluk setengah manusia dan setengah kelelawar, tidak memiliki leher, bersayap dan bermata merah. Pertama kali dilihat pada tahun 1966 dan diidentifikasikan sebagai UFH ( Unidentified Flying Humanoid).

Ogopogo

Monster laut yang serupa dengan Nessie di danau Loch Ness. Bedanya Ogopogo ditemukan di danau Okanagan, Kanada.

sumber: http://juandry.blogspot.com/2009/12/hewan-hewan-paling-misterius-di-dunia.html
»»  READMORE...

Entri Populer

Download